TANGGOBU – Pemerintah Desa Tanggobu, Kecamatan Lambuya, terus bergerak aktif dalam meningkatkan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Salah satu langkah strategis yang kini menjadi fokus utama adalah peningkatan Jalan Usaha Tani (JUT) di wilayah persawahan dan perkebunan produktif milik masyarakat.
Pembangunan dan peningkatan kualitas jalan pertanian ini merupakan respon nyata pemerintah desa terhadap aspirasi para petani yang selama ini menghadapi kendala akses mobilitas, terutama saat musim penghujan dan masa panen tiba.
Sebelum adanya peningkatan JUT ini, para petani di Desa Tanggobu sering kali harus mengeluarkan biaya ekstra untuk mengangkut hasil panen karena kondisi jalan yang berlumpur dan sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Dengan ditingkatkannya kualitas jalan usaha tani—baik melalui pengerasan maupun pengaspalan/rabat beton—kini kendaraan pengangkut dan alat mesin pertanian (alsintan) seperti combine harvester (mesin pemanen) dan traktor dapat masuk langsung ke area persawahan dengan mudah.
"Peningkatan Jalan Usaha Tani ini adalah kunci untuk menurunkan biaya produksi petani. Kalau akses jalannya bagus, proses angkut hasil panen jadi lebih cepat, hemat waktu, dan yang paling penting biaya transportasi bisa ditekan seminimal mungkin," ujar pihak Pemerintah Desa Tanggobu.